Panen Papuyu Sekaligus Pelatihan Sistem Biofloc de’Papuyu Farm

BANJARBARU, Panen ikan papuyu dan ikan baung dengan sistem kolam biofloc di D’papuyu Farm di Jalan Pondok Pinus, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru, sukses digelar, Minggu (29/4). Panen ikan lokal dengan sistem budidaya biofloc ini dilakukan Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan.

Hilmi Aeiffin, pengelola budidaya ikan dengan sistem biofloc mengatakan, kolam ikan biofloc merupakan budidaya ikan dengan sistem pengolahan bakteri kotor menjadi protein berbentuk floc yang bagus untuk pertumbuhan ikan.

“Jadi dengan biofloc, amoniak atau kotoran ikan yang biasa menjadi racun, diubah menjadi protein berbentuk floc yang bisa dimakan kembali oleh ikan,” terang Hilmi Ariffin.

Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana pelatihan, karena budidaya menggunakan cara biofloc merupakan sebuah inovasi membudidayakan ikan agar hasil lebih banyak.

Darmawan menambahkan, ikan yang akan dipanen bukan dari kolam konvensional atau kolam tanah biasa, melainkan dari kolam ikan dengan sistem biofloc yang dikembangkan oleh owner D’papuyu Farm, Hilmi Ariffin di Jalan Pondok Labu, Loktabat Utara, Banjarbaru.

Dalam kesempatan ini Wakil Walikota Banjarbaru ikut memanen ikan baung dan papuyu biofloc, sekaligus membuka pelatihan berkolam ikan dengan sistem biofloc oleh D’papuyu Farm.

sumber Kanal Kalimantan

3 tanggapan untuk “Panen Papuyu Sekaligus Pelatihan Sistem Biofloc de’Papuyu Farm

  • 10 Agustus 2020 pada 10:57 pm
    Permalink

    Aw, this was an exceptionally good post. Spending some time and actual effort to make a top
    notch article… but what can I say… I procrastinate a lot and don’t seem to get nearly anything done.

    Balas
  • 11 Agustus 2020 pada 3:50 am
    Permalink

    With havin so much written content do you ever run into
    any problems of plagorism or copyright violation? My website has a lot of
    exclusive content I’ve either authored myself or outsourced but it looks
    like a lot of it is popping it up all over the web without my authorization. Do you know any solutions to help reduce content
    from being stolen? I’d genuinely appreciate it.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *