berita

Karya Tulis Ilmiah Tentang Bisnis Bioflok Lebih 600 Orang Dibaca di Berbagai Negara Dunia

www.depapuyu-farm.com – Keberadaan budidaya ikan dengan sistem bioflok yang dijalankan serta dikembangkan oleh De’ Papuyu Farm Banjarbaru milik Hilmi Arifin menjadi acuan oleh para penulis karya ilmiah.

Adalah Herlina Izmaniar, Idiannor Mahyudin, Erma Agusliani, dan Ahmadi telah menerbitkan karya ilmiah dalam bentuk jurnal yang berjudul “The Business Prospect of Climbing Perch Fish Farming with Biofloc Technology at De’ Papuyu Farm Banjarbaru”.

Karya ilmiah tentang bioflok ini ditayangkan di International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology (IJEAB) Vol-3, Issue-3, May-June- 2018.

Idiannor Mahyudin salah satu penulisnya mengatakan, karya tersebut intinya menceritakan tentang bisnis di bioflok di De’ Papuyu Farm Banjarbaru.

“Setelah dimasukkan ke jurnal internasional bereputasi mendapat sambutan sangat positif dari pembaca jurnal dari seluruh dunia,” ujarnya.

Bahkan menurutnya, tercatat sampai tanggal 3 April 2019 saja telah dibaca oleh 600 orang dari berbagai negara di dunia. Artinya apa, obyek itu sangat bermanfaat bagi masyarakat dan dunia keilmuan.

“Dengan inovasi atau perlakuan lain baik manajemen bisnis, teknis, kebijakan publik atau keikutsertaan pihak pemerintah dan swasta akan menambah informasi terkini soal keilmuwan bidang tersebut,” katanya.

Artinya kemajuan selanjutnya tentang kajian itu sangat berpeluang disampaikan kepada masyarakat dunia. Kita usahakan dapat melakukannya bukan orang di negara lain.

“Oleh karena itu perlu pengajuan hak paten, hak cipta, atas karya yang dilakukan agar orang lain tidak dapat melakukan klaim atas karya ilmiah itu,” pungkasnya.(*)

Kami de’PAPUYU Farm Banjarbaru

www.depapuyu-farm.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *