de’Papuyu Farm dan Hilmi Arifin Bentuk Aksi Inovasi Kepedulian Sosial

www.depapuyu-farm.com – Sosok Hilmi Arifin denga lembaga pelatihannya de’Papuyu Farm mungkin terlalu popular ditengah masyarakat umum saat ini, namun keberadaan secara tidak langsung tentu tidak bisa dipisahkan dari perkembangan usaha perikanan dengan system budidaya mengunakan teknologi bioflok.

Pasalnya, sejak menjadi kepala UPT Balai Benih Ikan (BBI) Lokal, Gunung Manau di Kabupaten Balangan kemudian mendirikan de’Papuyu Farm diangap sukses menularkan pengunaan teknologi bioflok dalam budidaya perikanan ke tengah masyarakat umum.

Bahkan belakangan, sejak de’Papuyu Farm yang berada di Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjar Baru ini berdiri, bukan hanya masyarakat dan kelompok tani yang datang berkunjung menimba ilmu bagaiman system teknologi bioflok ini diterapkan, berbagai pemerintah daerah pun menjali kerjasama dengan balai latihan yang didirikan Hilmi Arifin sejak tahun 2016 tersebut.

Dan yang lebih wah lagi, pihaknya yang menjalin kerjasama bukan hanya berasal dari provinsi Kalsel saja, namun juga berasal dari provinsi tetangga seperti Kalteng dan Kaltim.

Bagil Hilmi begitu pria berkacamata ini dikenal, bukan hanya keterkenalan de’Papuyu Farm ataupun berapa keuntungan usaha budidaya ikan dengan teknologi bioflok yang tengah dijalankan yang menjadi kebanggan bagi dirinya.

Tapi, seberapa banyak masyarakat yang sukses melakukan usaha budidaya ikan dengan teknologi bioflok, itulah yang menjadi kebanggan dan kepuasan bagi Hilmi Arifin.

Karena menurut Hilmi, permasalahan terberat masyarakat dan pemerintah saat ini ada pada sektor eknomi. Dimana sektor inilah yang diangap paling krusial dalam kehidupan sosial masyarakat.

Teknologi bioflok dalam keyakinan Hilmi Arifin, menjadi sebuah solusi dalam pengelolaan usaha budidaya ikan dan juga menjadi jalan meningkatkan perekonomian masyarakat. Terlebih kondisi saat ini, lapangan pekerjaan yang berbanding dengan jumlah pencari kerja.

Terlepas itu, tentu apa yang dilakukan dan pikiran Hilmi Arifin sang pemilik de’Papuyu Farm ini menjadi contoh konkret kita dalam mengaplikasikan kepedulian kita terhadap sesame, terkhusus bagaiman mewujudkan peningkatan ekomoni sesama.

Kepedulian yang ditunjukkan oleh Hilmi Arifn ini di mana beliau membagikan ilmu dan berusaha menjadi mandiri dalam ekonomi, merupakan suatu inovasi untuk peduli kepada masyarakat. Hal tersebut juga merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat menengah ke bawah dan langkah mengatasi kemiskinan yang dihadapi masyarakat kita saat ini.

Inovasi kepedulian dalam bentuk sosial ekonomi inilah yang coba dilakukan Hilmi Arifin dan tentunya harus tiru terlebih oleh pemerintah, yaitu peduli dengan keadaan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan ilmu-ilmu sosial sebagai bentuk kepedulian.(*)

Salam Bioflok dari Kami de’PAPUYU Farm.
www.depapuyu-farm.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *